Sebuah Ketulusan Cinta dan Kesetiaan

8 Mar 2014

Cap Kaki Tiga, Setia, Manfaat -Kisah ketulusan serta kesetiaan cinta ini merupakan milik seorang Direktur Fortis Asset Management ternama di bidang pasar modal dan investment, Beliau juga merupakan pemain penting dalam kesuksesan industry Reksadana di Indonesia. Siapakah Pria tersebut? Beliau adalah Bapak Eko Pratomo Suyatno. Pria yang saat ini sudah berusia 58 tahun memang sudah tak muda lagi, Setiap hari beliau dengan sangat sabar dan telaten merawat Istrinya yang sakit. Usia pernikahan mereka sudah berumur 32 tahun. Dengan 4 orang anak, Pak Suyatno sangat menyayangi keluarganya.

Ditengah-tengah kebahagiaan yang dirasakan oleh keluarga Pak Suyatno ketika anak keempatnya lahir pun tak bertahan lama. Setelah Istrinya melahirkan, beberapa waktu kemudian Ujian pun dating. Tiba-tiba kaki sang Istri lumpuh, tak bias digerakkan. Inilah awal dari kisah nyata sebuah kesetiaan cinta ini. Kelumpuhan yang dialami oleh Istri Pak Suyatno terjadi sampai dua tahun kemudian. Saat memasuki tahun ketiga, bukan kesembuhan yang datang, namun malah bertambah parah. Seluruh tubuh sang Istri tak mampu bergerak, tubuhnya lemah bagai tak bertulang. Bahkan untuk berucap pun lidahnya tak mampu.

Hari demi hari Pak Suyatno dengan setia merawat Istrinya. Setiap hari Pak Suyatno lah yang memandikan, menyuapi, dan mengangkat istrinya ke tempat tidur, bahkan sampai membersihkan kotorannya. Setiap pagi, sebelum berangkat kerja, Beliau mengangkat Istrinya dan memindahkannya ke Ruang tengah, didepan TV agar Istrinya tak merasa kesepian. Sang Istri hanya bisa tersenyum melihat Pak Suyatno, karena memang lidahnya tak mampu bergerak untuk mengucapkan sepatah kata pun.

Ketika siang hari, Pak Suyatno pulang untuk menyuapi Istrinya makan siang. Karena kantornya yang tidak terlalu jauh maka hal itu pun sudah menjadi rutinitas setiap harinya. Ketika sore menjelang, Beliau pulang kemudian memandikan Istrinya, mengganti pakaiannya. Tak jarang Beliau juga menemani Istrinya menonton TV sambil bercerita tentang hal-hal yang dialaminya seharian. Walau Istrinya hanya bias memandang tanpa bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang melihat Istrinya tersenyum. Kadangkala Pak Suyatno juga suka menggoda Istrinya setiap berangkat tidur. Kesetiaan Pak Suyatno yang merawat Istrinya ini dilakukan kurang lebih 25 tahun. Beliau dengan sabar menjalaninya sambil membesarkan ke empat buah hati mereka. Hingga kini anak-anak meraka beranjak dewasa.

Seiring berjalannya waktu, anak-anak mereka pun sudah berkeluarga juga. Karena setelah menikah anak-anaknya sudah tinggal dengan keluarga masing-masing. Dan Pak Suyatno memutuskan untuk merawat Istrinya seorang diri. Yang Pak Suyatno inginkan hanyalah semua anak-anaknya bisa berhasil dan sukses. Hingga suatu hari keempat anak Pak Suyatno berkumpul dirumah orangtua mereka sambil menjenguk Ibunya. Dengan sangat berhati-hati anak sulung mereka berkata, Pak kami ingin sekali merawat Ibu, sejak kami kecil melihat Bapak merawat Ibu, tidak ada sedikitpun keluh kesah keluar dari bibir Bapak, bahkan Bapak tidak mengijinkan kami menjaga Ibu.

Sambil meneteskan air mata, sang anak melanjutkan kata-kata, Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa Ibu pun akan mengijinkannya, kami hanya ingin Bapak menikmati masa tua Bapak, dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji akan merawat Ibu sebaik-baik secara bergantian.

Anak-anaknya pun tak menduga jika Bapaknya akan menjawab seperti ini, Anak-anakku.. Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah.. tapi ketahuilah dengan adanya Ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian. Kalian yang selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat dihargai dengan apapun.

Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain? Bagaimana dengan ibumu yg masih sakit. Seketika itulah anak-anak mereka menangis, air mata pun juga terlihat di pelupuk mata Ibu Suyatno. Dengan penuh pilu haru Ia menatap Suaminya.

Itulah kisah Kesetiaan yang begitu tulus dari Pak Suyatno terhadap Istri dan keluarganya. Hingga akhirnya sebuah stasiun TV swasta mengundang Pak Suyatno untuk menjadi narasumber di sebuah program. Disaat acara berlangsung, sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada Pak Suyatno pun terlontar dari pembawa acara program TV tersebut. Apa yang membuat anda bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa ? .

Pak Suyatno pun menjawab, Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (member waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan. Sesaat setelah pertayaan itu terjawab, disaat itulah terlihat para tamu dan penonton acara tersebut meneteskan air matanya. Kebanyakan adalah kaum perempuan yang tak mampu menahan haru setelah mendengar Pak Suyatno bercerita.

Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu-lucu. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama. Dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit. Itulah kata-kata yang diucapkan Pak Suyatno disaat acara itu selesai.

Dari kisah Pak Suyatno diatas kita bisa mengambil pelajaran bahwa Arti sebuah kesetiaan cinta yang sesungguhnya ialah memberikan waktu, tenaga, pikiran, dan perhatian secara tulus, serta mencintai dengan hati bukan hanya dengan mata. Mungkin ini juga merupakan hal yang dilakukan oleh Cap Kaki Tiga, Setia, Manfaat yang sudah setia memberikan waktu, tenaga, serta pikiran untuk membuat sebuah minuman yang bermanfaat mengobati panas dalam. Semoga kisah ini mampu menginspirasi anda dan para pembaca serta konsumen setia Larutan Cap Kaki Tiga, 75 tahun memberikan manfaat.

Artikel terkait :

hanivinside.NET

Cap Kaki Tiga

Setia

Manfaat

Kaki Tiga

Inspirasi

Kesetiaan

Cap Kaki Tiga, Setia, Manfaat

Cap Kaki

Tiga


TAGS Inspirasi


-

Author

Follow Me